Lokakarya Internasional COVID-19: Penerapan Praktik Manajemen Bioriskal Laboratorium (Biosafety dan Bioscurity)

SEMINAR DARING MANAJEMEN LABORATORIUM SERIES-1: PENYIAPAN & IMPLEMENTASI ISO/IEC 17025:2017 SEBAGAI UPAYA MENJAGA MUTU DI LEMBAGA PENYAKIT TROPIS
September 5, 2020
Menilik Program TBC di Puskesmas
September 21, 2020

Lokakarya Internasional COVID-19: Penerapan Praktik Manajemen Bioriskal Laboratorium (Biosafety dan Bioscurity)

Perkembangan teknologi dan industri tumbuh seiring dengan semakin banyaknya perusahaan dan laboratorium yang menangani baik bahan kimia maupun biologi. Hal tersebut berdampak positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia. Namun, di sisi lain, hal itu juga menyebabkan peningkatan jumlah orang yang bekerja dan bahkan menciptakan, patogen dan racun yang lebih berbahaya daripada yang kita kenal sebelumnya yang menyebabkan peningkatan risiko yang tak terhindarkan. Infeksi yang didapat di laboratorium (LAI) telah dilaporkan sejak 1879 (Lamont dan Blacksell, 2018) 1 dan masih terjadi. Hal ini menunjukkan pentingnya penerapan sistem manajemen biorisiko, khususnya di laboratorium Sistem manajemen Biorisk muncul sebagai salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi risiko infeksi yang tidak disengaja dan penyalahgunaan patogen atau racun yang disengaja. Sistem manajemen biorisiko menekankan peran dan tanggung jawab setiap orang di lembaga, dan memastikan bahwa manajemen tingkat tertinggi memiliki tanggung jawab utama untuk sistem tersebut. Sistem manajemen risiko memprioritaskan pengambilan keputusan yang rasional dan berbasis bukti. Selain mengevaluasi risiko secara proaktif, kinerja sistem manajemen biorisiko terus dinilai untuk membantu mengantisipasi apa yang salah dan bagaimana memperbaiki strategi koreksi. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya LAI dan meningkatkan kredibilitas institusi, Institute of Tropical Disease Universitas Airlanga bekerjasama dengan Airlangga Disease Prevention and Research Center - One Health Collaborating Center (ADPRC-OHCC), akan mengadakan Workshop "COVID-19: Implementasi Praktik Pengelolaan Bioriskal Laboratorium (Biosafety dan Bioscurity) ".

Tujuan
Workshop ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang pengelolaan biorisiko dan merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk memastikan biosafety dan biosecurity laboratorium khususnya pada COVID 19.
Tanggal dan tempat
Tanggal: 2020, 16 September
Waktu: 8.30-11.50
Tempat: Online melalui Zoom
Penyelenggara
Webinar ini diselenggarakan oleh Institute of Tropical Disease Universitas Airlangga (ITD UNAIR) bekerjasama dengan Airlangga Disease Prevention and Research Center - One Health Collaborating Center (ADPRC-OHCC) yang merupakan bagian dari Indonesia One Health University Network (INDOHUN).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com