Visi
Menjadi pusat unggulan penelitian malaria dan penyakit zoonosis parasitik yang berdaya saing internasional melalui pendekatan One Health untuk mendukung kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.
Misi
- Melaksanakan penelitian berkualitas tinggi terkait malaria dan penyakit parasitik zoonotik.
- Mengembangkan inovasi dalam diagnosis, surveilans, pengendalian vektor, dan manajemen penyakit.
- Meningkatkan kolaborasi nasional dan internasional dalam bidang parasitologi dan penyakit tropis.
- Mendukung kebijakan kesehatan berbasis bukti ilmiah.
- Menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi, paten, serta teknologi tepat guna.
Tujuan
- Mengidentifikasi faktor risiko penularan malaria dan penyakit zoonosis parasitik.
- Mengembangkan metode diagnosis yang sensitif dan spesifik.
- Mengkaji interaksi inang–parasit–vektor–lingkungan.
- Mengembangkan strategi pengendalian penyakit berbasis bukti.
- Mendukung program eliminasi malaria dan pengendalian zoonosis di Indonesia.
RUANG LINGKUP PENELITIAN
A. Malaria Research
1. Epidemiologi dan Surveilans Malaria
- Distribusi spasial dan temporal malaria.
- Analisis faktor risiko lingkungan dan sosial.
- Sistem surveilans berbasis GIS dan remote sensing.
- Prediksi kejadian malaria menggunakan artificial intelligence (AI).
2. Biologi dan Genetika Parasit Malaria
- Karakterisasi spesies Plasmodium.
- Genomik dan transcriptomik Plasmodium.
- Mekanisme virulensi dan patogenesis.
- Evolusi dan adaptasi parasit.
3. Vektor Malaria
- Bioekologi nyamuk Anopheles.
- Kompetensi vektor dan kapasitas vektor.
- Resistensi insektisida.
- Pengembangan strategi pengendalian vektor.
4. Diagnosis dan Biomarker Malaria
- Pengembangan rapid diagnostic test (RDT).
- Diagnosis molekuler berbasis PCR dan sequencing.
- Biomarker infeksi dan prognosis penyakit.
- Teknologi point-of-care diagnostics.
5. Resistensi Obat Antimalaria
- Monitoring resistensi antimalaria.
- Mutasi gen yang berhubungan dengan resistensi.
- Evaluasi efektivitas terapi kombinasi.
- Penemuan kandidat obat baru.
6. Malaria Zoonotik
- Plasmodium knowlesi dan spesies malaria zoonotik lainnya.
- Dinamika transmisi antara primata, vektor, dan manusia.
- Kajian risiko spillover penyakit.
B. Zoonotic Parasitic Diseases Research
1. Helminthiasis Zoonotik
- Taeniasis dan cysticercosis.
- Echinococcosis.
- Toxocariasis.
- Trichinellosis.
- Fascioliasis.
- Schistosomiasis.
2. Protozoa Zoonotik
- Toxoplasmosis.
- Cryptosporidiosis.
- Giardiasis.
- Leishmaniasis.
- Babesiosis.
- Trypanosomiasis.
3. Emerging dan Re-emerging Parasitic Diseases
- Identifikasi parasit zoonotik baru.
- Dampak perubahan iklim terhadap distribusi penyakit.
- Risiko transmisi lintas spesies.
- One Health surveillance.
4. Molekuler dan Genomik Parasit
- DNA barcoding.
- Whole genome sequencing.
- Population genetics.
- Phylogenetic analysis.
5. Diagnosis dan Teknologi Deteksi
- Metode mikroskopis.
- Serologi dan imunodiagnostik.
- Molecular diagnostics.
- Metagenomik untuk deteksi parasit.
C. One Health and Environmental Parasitology
1. Interaksi Hospes–Parasit–Lingkungan
- Reservoir hewan liar dan domestik.
- Dinamika penularan zoonosis.
- Ekologi penyakit berbasis lanskap.
2. Perubahan Iklim dan Penyakit Parasitik
- Pengaruh suhu dan curah hujan.
- Prediksi penyebaran penyakit.
- Pemodelan risiko berbasis iklim.
3. Kesehatan Lingkungan
- Sanitasi dan penyakit parasitik.
- Kualitas air dan tanah.
- Analisis risiko lingkungan.
4. Pendekatan One Health
- Integrasi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.
- Sistem peringatan dini penyakit zoonotik.
- Kebijakan pengendalian penyakit berbasis One Health.
D. Inovasi dan Pengembangan Teknologi
1. Bioinformatika dan Big Data
- Analisis genomik parasit.
- Machine learning untuk prediksi penyakit.
- Sistem informasi epidemiologi.
2. Pengembangan Produk Inovatif
- Kit diagnostik.
- Sistem surveilans digital.
- Teknologi pengendalian vektor.
- Kandidat vaksin dan terapi antiparasit.
3. Translational Research
- Hilirisasi hasil penelitian.
- Implementasi teknologi pada program kesehatan masyarakat.
- Evaluasi efektivitas intervensi.
Luaran yang Ditargetkan
- Publikasi pada jurnal internasional bereputasi (Q1–Q2 Scopus).
- Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan paten.
- Buku ajar dan buku referensi.
- Policy brief untuk pemerintah.
- Teknologi diagnostik dan surveilans penyakit.
- Database epidemiologi malaria dan zoonosis parasitik.
- Kolaborasi nasional dan internasional berbasis One Health.
Motto Research Group:
“Advancing One Health Science for the Control and Elimination of Malaria and Zoonotic Parasitic Diseases.”